Slide Foto ke 1

Pintu Masuk Perum Giri Asri

Slide Foto ke 2

Persipan lomba paduan suara di Kec. Kebomas

Slide Foto ke 3

Peserta lomba foto bareng bersama Bapak\Ibu RW II dan Pegawai Kelurahan Ngargosari

Slide Foto ke 4

Menunggu Antrian lomba

Slide Foto ke 5

Penampilan ibu-ibu saat lomba paduan suara dan Alhamdulillah menperoleh juara I

Slide Foto ke 6

Pemilihan Ketua RT-3 Secara Langsung

Apa itu disiplin ?

Suasana pada gambar di samping ini tentu tidak kita inginkan bersama, di kelas / sekolah yang harusnya sebagai tempat menuntut ilmu berubah menjadi layaknya arena tinju bebas, Naudzubillahi min dzalik, semoga tidak pernah kita jumpai atau alami. Satu kata kuncinya D-I-S-I-P-L-I-N. Apa arti disiplin ?
Salah satu dari beberapa pengertian disiplin adalah sikap patuh kepada waktu dan peraturan yang ada. Dari pengertian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa disiplin itu mengandung dua makna yaitu patuh waktu dan juga peraturan atau tata tertib.
Patuh pada waktu, tentunya kita sering mendengar kata disiplin waktu. Disiplin memiliki arti demikian ketika kita dihadapkan pada waktu dalam melakukan sesuatu artinya dalam melakukan sesuatu tersebut kita memiliki sebuah tanggungjawab kepada waktu. Contoh realnya seperti ini, sebagai pelajar kita tentu mengetahui jam masuk sekolah kita sehingga kita sebisa mungkin untuk datang ke sekolah lebih awal agar tidak terlambat. Dari contoh tersebut kita dapat mengetahui kalau seorang pelajar yang disiplin itu memiliki tanggung jawap pada waktu yang berupa jam masuk sekolah.

Patuh pada tata tertib atau peraturan, di sekolah sebagai pelajar tentunya kita telah mengetahui tata tertib sekolah. Di lingkungan masyarakat kita juga telah mengenal itu norma. Di dalam keluarga juga dapat di temui sebuah aturan meskipun biasa tak tertulis. Disiplin memiliki arti demikian ketika dihadapkan kepada peraturan peraturan atau tata tertib saat ingin melakukan sesuatu. Setiap peraturan itu bersifat mengikat artinya siapapun yang berada pada lingkungan yang memiliki suatu peraturan secara tidak langsung orang tersebut memiliki tanggung jawab pada peraturan tersebut. Ketika orang tersebut mematuhi peraturan tersebut maka ia telah bersikap disiplin dan ketika berbuat sebaliknya dia telah berbuat tidak disiplin dan akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

ISI MUSEUM SUNAN GIRI BAG. I


Pelana Kuda
Dua pelana kuda yang dipakai oleh murid Sunan Giri.









Rebana
Rebana / Terbang merupakan alat musik
pukul dibuat dari kulit sapi (sudah hilang). Pada kerangka kayu dihiasi Logam Kuning yang akan menimbulkan bunyi gemerincing apabila dipukul. Alat musik ini terkenal bersamaan berkembang agama islam di Indonesia.



Keris
Duplikat Keris Kyai Kalamunyeng. Keris ini dipercaya merupakan buatan Sunan Giri.



Kain Surban
Adalah penutup kepala untuk kaum muslim pria yang berbentuk persegi. Kain ini berhias sulaman tangan dengan benang emas (prada) motif bunga dan daun. Kain surban ini dari Persia.




Rechan
Asal : Masjid Jamik Sunan Dalem Desa Gumeno Kec. Manyar. Merupakan peninggalan Sunan Dalem (putra Sunan Giri yang kedua) digunakan alas membaca Al – Quran.

MUSEUM SUNAN GIRI

Museum Sunan Giri, diresmikan pada tanggal 17 Maret 2003, oleh Bapak Bupati Gresik Drs. K.H. Robbach Ma’sum MM.

Berbagai macam benda cagar budaya yang terpajang didalamnya khususnya benda peninggalan Sunan Giri salah satu Wali Songo penyebar Agama Islam di Jawa. Selain itu ada juga peninggalan bersejarah di Gresik dan foto-foto tempo dahulu sumbangan dari Sdr. Dukut Widodo yang perduli dengan sejarah Kota Gresik.

Agar lebih jelasnya silahkan anda datang langsung untuk melihatnya, ini alamatnya : Jl Pahlawan No. 24 Gresik (setelah GNI).

Pada postingan selanjutnya akan kami tampilkan sebagian isi dari Museum Sunan Giri.