Slide Foto ke 1

Pintu Masuk Perum Giri Asri

Slide Foto ke 2

Persipan lomba paduan suara di Kec. Kebomas

Slide Foto ke 3

Peserta lomba foto bareng bersama Bapak\Ibu RW II dan Pegawai Kelurahan Ngargosari

Slide Foto ke 4

Menunggu Antrian lomba

Slide Foto ke 5

Penampilan ibu-ibu saat lomba paduan suara dan Alhamdulillah menperoleh juara I

Slide Foto ke 6

Pemilihan Ketua RT-3 Secara Langsung

Tampilkan postingan dengan label Sunan Giri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunan Giri. Tampilkan semua postingan

ISI MUSEUM SUNAN GIRI BAG. I


Pelana Kuda
Dua pelana kuda yang dipakai oleh murid Sunan Giri.









Rebana
Rebana / Terbang merupakan alat musik
pukul dibuat dari kulit sapi (sudah hilang). Pada kerangka kayu dihiasi Logam Kuning yang akan menimbulkan bunyi gemerincing apabila dipukul. Alat musik ini terkenal bersamaan berkembang agama islam di Indonesia.



Keris
Duplikat Keris Kyai Kalamunyeng. Keris ini dipercaya merupakan buatan Sunan Giri.



Kain Surban
Adalah penutup kepala untuk kaum muslim pria yang berbentuk persegi. Kain ini berhias sulaman tangan dengan benang emas (prada) motif bunga dan daun. Kain surban ini dari Persia.




Rechan
Asal : Masjid Jamik Sunan Dalem Desa Gumeno Kec. Manyar. Merupakan peninggalan Sunan Dalem (putra Sunan Giri yang kedua) digunakan alas membaca Al – Quran.

MUSEUM SUNAN GIRI

Museum Sunan Giri, diresmikan pada tanggal 17 Maret 2003, oleh Bapak Bupati Gresik Drs. K.H. Robbach Ma’sum MM.

Berbagai macam benda cagar budaya yang terpajang didalamnya khususnya benda peninggalan Sunan Giri salah satu Wali Songo penyebar Agama Islam di Jawa. Selain itu ada juga peninggalan bersejarah di Gresik dan foto-foto tempo dahulu sumbangan dari Sdr. Dukut Widodo yang perduli dengan sejarah Kota Gresik.

Agar lebih jelasnya silahkan anda datang langsung untuk melihatnya, ini alamatnya : Jl Pahlawan No. 24 Gresik (setelah GNI).

Pada postingan selanjutnya akan kami tampilkan sebagian isi dari Museum Sunan Giri.




MAKAM SUNAN GIRI

Sunan Giri dimasa mudanya bernama Joko Samodro, Juga raden Paku, kemudian diberi julukan oleh Raden Rakhmad dan karena keistimewaannya yang dimiliki oleh Raden Rakhmad, Oleh sunan ampel diberi nama ainul yakin yang selanjutnya setelah dinobatkan sebagai kepala pemerintahan islam di jawa bergelar prabu satmoto adalah putra dari syeh maulana malik ishaq dengan putri raja blambangan dewi sekar dadu. Sunan giri salah satu wali songo yang juga menyebarkan agama islam di tanah jawa, wafat tahun 1428 saka atau 1506 masehi. Makam sunan giri terletak di desa giri kecamatan kebomas kabupaten gresik, sekitar dua 2 km kearah selatan kota gresik. Komplek makam yang ada di puncak bukit giri berada ditengah-tengah makam keluarga dan masyarakat di kala itu. Fasiltas terdapat tempat parkir kendaraan peziarah secara khusus, dan di komplek makam terdapat fasilitas penunjang antara lain : masjid giri, dan lain-lain daya tarik wisata dan terdapat pada makam sunan giri antara lain : cungkup makam terbuat dari kayu jati asli, dindingnya terdiri dari panel tumbuh-tumbuhannya, sedangkan pintu cungkup terdapat kala makara yang distilir motif tumbuh-tumbuhan. Masih banyak lagi motif arkeology peninggalan pada masa awal agama islam, misalnya gapura pintu masuk makam terbuat dari batu berkepala naga raja.
Pendopo Agung Sunan Giri
Makam Sunan Giri

Bangunan cungkup para wali itu seragam. Bentuknya Joglo dengan pintu rendah. Tujuannya agar yang masuk harus membungkukan badan sebagai tanda hormat kepada yang meninggal.

Gapura menuju makam Sunan Giri
berbentuk Candi Bentar